Senin, 06 Mei 2013



OPS SIMPATIK 2013
POLRES MERANGIN

Kegiatan Ops Simpatik 2013 dilaksanakan  menjelang hari Bhayangkara ke – 67 tahun 2013 untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas,,



 

Dalam tahapan Pelaksanaan Ops Simpatik 2013 sebelumnya dilaksanakan kegiatan Lat Pra Ops Simpatik 2013 yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 04 Mei 2013 di Aula Polres meangin yang bertujuan memberikan pengarahan kepada satuan tugas pelaksanaan operasi tentang langkah-langkah dan prosedur pelaksanaan selama kegiatan operasi 




Kegiatan lat pra ops dipimpin oleh Waka Polres Merangin Zulhir Destrian, Sik dan Kabag ops Polres merangin Kompol Ahyar, SE

Gelar pasukan Ops Simpatik 2013


perserta apel gelar pasukan
Pelaksanaan gelar pasukan dipimpin oleh Waka Polres Merangin Kompol Zulhir Destrian, Sik dengan peserta apel diikuti oleh seluruh Satuan Fungsi Polres Merangin yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 06 Mei 2013 di lapangan Mapolres Merangin.






Dalam arahannya, Wakapolres Merangin menyampaikan bahwa salah satu tujuan dari kegiatan Ops Simpatik 2013 ini adalah untuk membangun kepercayaan masyarakat melalui 

arahan waka polres
kegiatan pencitraan dengan melaksanakan kegiatan yang mengedepankan tindakan persuasive, edukatif dengan memberdayakan fungsi dikmas lantas, melalui media cetak maupun elektronik dan pelayanan informasi lalu lintas yang up to date melalui website polres merangin satuan lalu lintas.






Kegiatan ops simpatik dilaksanakan selama 21 hari dimulai dari tanggal 07 Mei 2013 sampai dengan 28 mei 2013 dengan konsep kegiatan simpatik meliputi kegiatan preemtif 40 %, preventif 40 %, dan tindakan hokum 20 % bagi pelanggar lalu lintas yang berpotensi menyebabkan laka lantas.

pemasangan pita operasi


  1. Kegiatan Preemtif meliputi kegiatan penddikan lalu lintas meliputi pembinaan potensi masyarakat, penerangan dan penyuluhan lalu lintas.
  2. Kegiatan Preventif meliputi kegiatan penjagaan, pengaturan, pengawalan dan patrol lalulintas dilokasi rawan pelanggaran, kecelakaan dan kemacetan lalu lintas.
  3. Membangun opini yang positif terhadap citra polentas dengan ramah, sopan dan tegas dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta menegakkan hokum yang professional.
  4. Kegiatan penegakan hokum lalu lintas terhadap pelanggar lalu lintas dengan memberikan teguran lisan maupun tertulis secata simpatik serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang bepotensi terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Dengan terlaksananya kegiatan Ops Simpatik diharapkan dapat terciptanya budaya masyarakat yang peduli akan arti keselamatan dalam berlalu lintas dengan patuh dan tertib dalam berlalu lintas sebagaimana motto “ JADILAH PELOPOR KESELAMATAN BERLALU LINTAS SERTA BUDAYAKAN KESELAMATAN SEBAGAI KEBUTUHAN “.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar